Bangga Berbahasa Indonesia, Fasih Berbahasa Asing

Remaja hingga dewasa kini lebih senang menggunakan bahasa asing, terutama bahasa Inggris ketimbang bahasa Indonesia.

Buktinya, status di Facebook, kicauan di Twitter, dan media sosial lainnya lebih banyak yang menggunakan bahasa asing, apalagi bahasa Inggris.

Dan berdasarkan Penelitian Prof. Aminudin Aziz: 26% judul acara TV lokal memakai bahasa asing. NET & MetroTV juara!

https://twitter.com/ivanlanin/status/403961378551001089/photo/1

Perhatikan para pengunjung mal atau swalayan besar, yang usianya masih muda belia bahkan umur 5-10 tahun, kerap menggunakan bahasa Inggris ketika berbicara dengan keluarga dan temannya.

Hasil survei Kompas (5-6 Oktober 2013, 283 responden di tingkat SMA) menunjukkan: Continue reading “Bangga Berbahasa Indonesia, Fasih Berbahasa Asing”

Advertisements

Ternyata, Perlu belajar banyak Kata Asing yang Diserap ke bahasa Indonesia!!!!

Hasil Survei Kata Serapan Asing ke Indonesia: Terima Kasih atas Partisipasinya.

Jumlah: 54 responden, dengan metode random sampling melalui akun Facebook selama bulan Juni 2013.

1. Celebrity = Selebritas (dijawab oleh 19%)*
2. Politician = Politisi (51%)*
3. Musician = Musisi (81%)
4. Electronic = Elektronis (9%)*
5. Technique = Teknik (71%)
6. Anarchy = Anarki (63%) –
7. Percentage = Persentase (67%) –
8. Rhythm = Ritme (80%)
9. Variety = Varietas (45%)*
10. Accessory = Aksesori (36%)*
11. Cashier =Kasir (83%)
12. Career = Karier (27%)*
13. Automotive = Otomotif (91%)
14. Autobiography = Autobiografi (32%)*
15. November = November (45%)*

Penulisan kata serapan yang benar, baru dipahami 50% (8 dari 15 kata asing tidak tepat penyerapannya ke bahasa Indonesia).

Kesalahan penulisan untuk:
kata ‘karir’ paling banyak dipilih 73%. kedua, kata ‘elektronika’ sebanyak 64% dan ketiga kata ‘aksesoris’ sebesar 62%

untuk lebih jelas, silakan klik!
https://docs.google.com/forms/d/1D3sui7ALa53c2anh4JVE4yeC0Xbxw7EHgNA6zJZz6Os/viewanalytics

Berapa Banyak Kata Serpan Bahasa Indonesia?

Jumlah Kata Serapan Bahasa Indonesia dari bahasa Asing

Kata dalam bahasa Belanda paling banyak diserap ke bahasa Indonesia.
Asal Bahasa:
1. Belanda –> 3.280 kata
2. Inggris –> 1.610 kata
3. Arab –> 1.495 kata
4. Sanskerta (Jawa Kuno)
5. Tionghoa
6. Portugis
7. Tamil
8. Parsi
9. Hindi

dari bahasa daerah:
1. Jawa –> 1.109 kata
2. Minangkabau –> 929 kata
3. Sunda –> 223 kata
4. Madura
5. Bali
6. Aceh
7. Banjar

Kemana Arah Pendidikan Kita?

“Kemana Akhir Cerita Pendidikan Kita?”

 Riset menunjukkan:

1. 87% anak kelas 4 sampai 6 SD pernah mengakses pornografi

2. 77% alasannya karena tidak sengaja

3. 39% melihat justru di rumah sendiri.

Kerusakan karena pornografi sifatnya permanen mempengaruhi sistemlimbik pada otak, lebih menetap dibandingkan narkoba/alkohol.

 

Berdasarkan Riset GATS 2011, GYTS 2006, Litabangkes Depkes RI 2010

1) 34.8% atau 1 dari 3 orang dewasa merupakan Perokok Aktif

2) Jumlah Perokok laki-laki dewasa sebesar 67.4% (tertinggi di dunia)

3) 1 dari 3 murid mulai merokok di bawah 10 tahun.

4) Statistik menunjukkan ada peningkatan 400% Perokok Anak di 10 tahun terakhir.

5) 60 % perokok berada di kelas ekonomi bawah

6) Biaya/ Ongkos terbesar hidup setelah beras adalah rokok.

 

Sumber Litbang Tvone,

1.  Tawuran pelajar sekolah menjadi potret buram dalam dunia pendidikan Indonesia.

2. Pada 2010, setidaknya terjadi 128 kasus tawuran antar pelajar.

3. Melonjak tajam lebih dari 100% pada 2011, yakni 330 kasus tawuran yang menewaskan 82 pelajar.

4. Pada Januari-Juni 2012, telah terjadi 139 tawuran yang menewaskan 12 pelajar.

 

Sumber Direktorat Reserse Narkoba BNN:

Pengguna Narkoba terbesar:

1.  pengangguran (65 persen),

2. pegawai swasta (20 persen),

3. pedagang (10 persen),

4. pelajar (4 persen).

Penyebabnya? Banyak Faktor.

Salah satunya “tidak pernah berpikir menggunakan logika dan otak”

Allah menitipkan anak kepada kita, jangan kembalikan dalam keadaan bonyok, terutama BONYOK JIWANYA!! Dalam QS 28:68, QS 42:49-50, QS 8:27-28

Ada 3 faktor yang memengaruhi kepribadian seseorang:

  1. Orang Tua
  2. Sekolah
  3. Lingkungan

Dalam QS 5:48, QS 6:165 = Allah akan menguji kamu untuk karunia yang diberikanNya.

Maka, perbaikilah kualitas diri kita dengan:

  1. Kenaliah Tuhanmu à Allah SWT yang memberi Rahman dan Rahmat
  2. Membacalah (seperti dalam surat Al Alaq = Iqra = Bacalah) artinya menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.
  3. Latihlah terus menerus Skill/ Keahlian dan kemampuanmu.
  4. Attitude = Perilaku, Sikap, Tingkah Laku yang perlu diperbaiki.
  5. Pendidikan

Ingat, Allah telah menciptakan manusia OTAK dan memberinya AKAL

Upaya membentuk manusia yang jujur dapat dimulai dari pendidikan yang mengedepankan logika siswa.

Otak bersifat plastis alias mudah dibentuk. Struktur otak dapat berubah akibat kondisi lingkungan yang berubah.

Upaya membentuk manusia yang jujur dapat dimulai dari pendidikan yang mengedepankan logika siswa.

Kemampuan berpikir logis akan merangsang dan membiasakan korteks prefrontalis (otak depan manusia) siswa aktif bekerja.
Otak bagian depan manusia dan korteks prefrontalis adalah bagian otak yang berkembang paling akhir dalam evolusi otak makhluk hidup, hingga disebut neokorteks.

Otak berbagai binatang lebih banyak didominasi oleh otak bagian tengah (tempat sistem limbik) dan otak belakang yang disebut paleokorteks.

Kondisi ini membuat nilai kejujuran hanya ada pada manusia.

Dominasi otak bagian tengah dan otak bagian belakang pada binatang membuat keputusan yang diambil binatang hanya digunakan untuk bertahan hidup, tidak memperhitungkan benar atau salah.

Salam Takzim!!

 

Wow..Inovasi di Indonesia Urutan ke-100 di Dunia

Wow…Indonesia Urutan Ke-100 dalam Inovasi Dunia

(1) Swiss
(3) Singapura
(32) Malaysia
(53) Brunei D
(57) Thailand
(76) Vietnam
(95) Filipina
(100) Indonesia

Dalam hal belanja pendidikan untuk riset dan pengembangan (R&D) Indonesia sangat kurang. Kita juga tertinggal dalam jumlah peneliti, jumlah artikel sains dan teknologi yang diterbitkan, sirkulasi koran, hingga jumlah bisnis baru yang muncul. Malahan Indonesia tertinggal dalam hal jumlah video yang diunggah ke YouTube, website berbagi video terbesar di dunia. Semua itu memberi kontribusi pada penentuan indeks tersebut.

Salam Inovasi!!!

sumber: http://www.globalinnovationindex.org/gii/